Saya lumayan sering menggunakan fasilitas kereta rel listrik (KRL) terutama yang jalur stasiun kota sampai stasiun bogor tapi baru belakangan ini saya sadar bahwa sepanjang jalur kereta listrik itu banyak tempat makan yang layak direkomendasikan untuk disantap. Beberapa akan saya tulis di blog ini, namun untuk kali ini saya akan menceritakan tentang warung Sunda “Panghegar”… [Read more…]
Dulu, sempat bingung ketika ada teman yang datang dari kota besar main ke kota kami, dan meminta diantarkan ke tempat makan yang “mbetahi.” “Mbetahi” ini maksudnya adalah membuat betah, jadi tempat makan yang bisa membuat tamu betah berlama-lama duduk-duduk di situ, sambil menghabiskan sedikit demi sedikit makanan dan minuman sembari mengobrol, bertukar cerita. Kota kami… [Read more…]
Ini cerita tentang koleksi kopi saya. Sebelumnya saya pernah posting tentang kopi-kopi dari Papua, sekarang saya ingin berbagi cerita tentang kopi-kopi dari Sumatera Utara. === Sumatera Utara, sama seperti Aceh tetangganya, juga memiliki tradisi minum kopi yang cukup panjang. Sejak jaman dulu hingga saat ini orang Batak terkenal senang minum kopi. Beberapa daerah di Sumatera… [Read more…]
Saya suka dateng ke Café Au Lait (baca: kafe aule) ini malem-malem, sendirian. setelah urusan dengan orang-orang kelar. Rentang waktu buka kafe ini cukup lama, dari jam delapan pagi sampe tengah malem, tapi pada hari kerja, diatas jam sepuluh malem biasanya udah sepi, sehingga memungkinkan saya sendirian malem-malem ngopi sekedarnya sambil diem di sofa pojokan… [Read more…]
Ini adalah tentang kopi-kopi dari Tanah Papua. Belum sempat semuanya saya cicipi. Bukan kenapa-kenapa, tapi kopi yang bungkusnya sudah dibuka, aromanya akan segera hilang/berkurang, segera menyeruap kalau tidak segera diseduh. Jadilah kopi-kopi dari tanah Papua ini menunggu giliran waktunya untuk dibuka nantinya. Kopi “Lembah Baliem” Wamena Kopi Papua pertama yang… [Read more…]
Ini adalah tentang hasil perburuan jajanan tradisional pada waktu pulang kampung kemarin. Bersama adik paling kecil, pada suatu Minggu pagi kami niatkan blusukan ke Pasar Wage, pasar terbesar se-kabupaten, untuk berburu kudapan jaman dulu. Ternyata tidak mudah menemukan jajanan pasar yang sudah tergolong antik. Untuk beberapa jenis jajanan alasannya antara lain adalah karena jajanan itu… [Read more…]
May 12, 2012
0