Saraswati sebagai salah satu dari tiga dewi utama (selain Laksmi dan Durga) dalam kepercayaan Hindu Bali, digambarkan sebagai kekuatan feminisme dan aspek pengetahuan dari Brahma. Ia adalah dewi yang menguasai seni dan ilmu pengetahuan.
Pada 5-6 Juni lalu, melalui pementasan tari dan gamelan Bali, Lembaga Kesenian Bali (LKB) Saraswati merayakan dirgahayunya yang ke 42.
LKB Saraswati yang didirikan pada 3 April 1968 di Jakarta oleh I Gusti Kompiang Raka, (rekan Guruh dan Gipsy sewaktu merekam album “Guruh Gipsy”) adalah lembaga kesenian yang mengkhususkan pada kesenian budaya Bali. Hingga kini mereka rutin menyelenggarakan latihan di komplek Taman Ismail Marzuki, Cikini Jakarta.
Menyajikan lakon lintas generasi dari alumni dan murid-murid yang berbeda masa, LKB Saraswati mencoba menampilkan rekam jejaknya selama lebih dari empat dekade melestarikan budaya Bali.
Melihat antusiasme serta kesibukan para pelakon dan seluruh pendukung acara dari depan dan belakang panggung pementasan, seolah menandakan bahwa kesenian Bali masih bisa hidup lebih panjang lagi.

















be
June 21, 2010
tergugah ingin menari
indah…
ipungmbuh
June 22, 2010
Monggo.. *kasih selendang*