LembaranPung

Icon

Les paroles s'envolent, les ecrits restent

Pendaki Tua, Gunung dan Badai

Gb. badai

Di tengah hujan yang semakin menderas. Di ujung tebing yang berbatasan dengan pucuk sebuah gunung. Seorang pendaki tua berjalan kepayahan sendirian. Sambil menantang badai dan kabut yang semakin dingin, dia tetap berjalan dengan langkah kecil-kecil.

Dalam jalannya, pikirannya mengembara dan membawa banyak gambaran-gambaran tentang cucunya, anak-anak dan menantunya, kedai kopi dan kawan-kawan yang sering berkumpul disana, di pojokan jalan dekat rumahny dan kemudian dia teringat almarhum istrinya.

Puncak gunung itu semakin lama semakin samar, semakin kabur tertutup oleh kabut sore dan tirai hujan lebat yang turun sejak dua jam yang lalu.

Hari itu hari selasa di pertengahan bulan, hari pada saat bulan purnama sedang bulat-bulatnya. Dan Jalur itu sudah sepi dari pagi tadi. Read the rest of this entry »

Filed under: Hidup & Kehidupan

Lalat, Bunga, Kelopak dan Lebah serta Kumbang

Gb. Bunga

Apakah lalat memang tak boleh hinggap ke sebuah bunga.  Ataukah memang hanya kumbang dan lebah yang boleh memonopoli kelopaknya.

Dan kalau ternyata lalat memang suatu kali berani-berani menentang takdirnya (jika memang itu bukan takdirnya) untuk hinggap ke sebuah bunga, apakah kumbang dan lebah kemudian akan mengadu kepada ayah, ibu dan atau Tuhannya?

NB: gambar diambil dari sini

Filed under: Foto

Purwokerto (1); Kuliner Tempo Dulu, Rumah Makan “Merah Putih”

Gb.1 Tampak depan Restoran Merah Putih Banyumas, Jateng, Indonesia; Merah Putih memanfaatkan gedung tua bergaya art deco yang masih banyak terdapat di Purwokerto.

Gb.2 Teras depan Restoran Merah Putih, Banyumas, Jateng, Indonesia; Dengan sirkulasi udara alami tanpa pendingin ruangan, tetap dapat membuat "merah putih" cukup nyaman untuk santap malam.

Gb.3 Pengunjung yang menunggu makanan datang, Banyumas, Jateng, Indonesia, Pengunjung dapat menikmati tata ruang yang apik dan lagu-lagu banyumasan dari alat pelantang yang dipasang di sudut-sudut ruangan.

Gb.4 Kursi antik; Banyumas, Jateng, Indonesia; Menggunakan dekorasi barang-barang antik tempo dulu, restoran "merah putih" menawarkan konsep yang berbeda dari restoran lain yang ada di Purwokerto.

Gb.5 Kursi Tamu, Banyumas, Jateng, Indonesia.

Gb.6 Meja dan kursi antik, Banyumas, Jateng, Indonesia.

Gb.7 Motif lantai restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia; Tegel lantai yang digunakan masih mempertahankan konsep lama dengan corak yang terlihat ramai.

Gb.8 Mini capstock restoran merah putih; Banyumas, Jateng, Indonesia; Terdapat banyak dekorasi yang dipasang di dinding restoran untuk memperkuat kesan antik.

Gb.9 Lampu depan restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia.

Gb.10 Daftar menu makanan restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia

Gb.10 Daftar menu restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia; Mengandalkan kekayaan kuliner banyumas dan nusantara dengan harga yang (relatif) murah, menjadi salah satu "jualan" dari restoran ini.

Gb.11 Bistik lokal restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia.

Gb.12 Kunir asem restoran merah putih, Banyumas, Jateng, Indonesia.

Gb.13 Soklat kayumanis, Banyumas, Jateng, Indonesia

Gb.13 Keik Soklat Kayumanis Banyumas, Jateng, Indonesia; Oleh-oleh alternatif kota Purwokerto yang bisa dibeli di restoran ini.

Gb.14 Soklat Banyumasan, Banyumas, Jateng, Indonesia; Dengan kemasan yang lebih modern, Soklat Banyumasan ini bisa menjadi alternatif buah tangan selain getuk goreng, tempe kripik dan nopia yang sudah ada sebelum-sebelumnya.

Filed under: Foto, Kopi dan Kuliner

Sawarna; Pesona Tersembunyi Tanjung Layar, Karang Taraje, Pantai Sepang dan Palistir (II)

Link terkait catatan perjalanan dapat pula di lihat pada posting sebelumnya, atau pada postingan blog seorang kawan seperjalanan.

Klik pada gambar untuk memperbesar.

Terimakasih

Gb.1, 2010 00.00, Sawarna, Banten, Indonesia; Sampai di pantai Sawarna tepat 15 (lima belas) menit sebelum tahun baru 2010. Beberapa anak muda merayakannya dengan menyalakan kembang api.

Gb.2, Bulan purnama tertutup awan, Sawarna, Banten, Indonesia; Tahun baru kali ini bertepatan dengan bulan purnama yang sayangnya tertutup awan.

Gb.3, Dini hari 010110, Sawarna, Banten, Indonesia; 03.00 WIB menjelang pagi, pantai sepi. Seperti kami, banyak juga turis lain yang membuka tenda.

Gb.4, Siluet Perahu, Sawarna, Banten, Indonesia; Pantai Sawarna juga merupakan pelabuhan tempat beberapa nelayan Bayah mencari nafkah.

Gb.5, Pohon tepi pantai, Sawarna, Banten, Indonesia; Siluet pohon di tepi pantai antara Sawarna dan Tanjung Layar.

Gb.6, Karang Tanjung Layar, Sawarna, Banten, Indonesia; Berbentuk seperti layar, dua buah batu karang di tanjung ini yang kemudian mempopulerkan nama "Tanjung Layar."

Gb.7, Sunset Tanjung Layar, Sawarna, Banten, Indonesia; Tanjung layar pada waktu matahari terbenam.

Gb. 8, Melepas hari, Sawarna, Banten, Indonesia; Siluet turis lokal dengan latar belakang matahari terbenam Tanjung Layar.

Gb.9, Sunrise Laguna Pari, Sawarna, Banten, Indonesia; Laguna Pari yang terletak di sisi Timur, cukup ideal untuk mengabadikan momen matahari terbit.

Gb.10, Tamu tak diundang, Sawarna, Banten, Indonenesia; Kucing lokal yang tertidur kekenyangan setelah menggarong sisa kornet sarapan.

Gb.11, Pantai Karang Taraje, Sawarna, Banten, Indonesia; Anggota tim, berjalan melintasi pantai karang taraje.

Gb.12, Kang Redi, local guide, Sawarna, Banten, Indonesia

Gb.13, Kang Asep, local guide, Sawarna, Banten, Indonesia; Kang Asep kita minta berpose dengan latar belakang ombak karang taraje.

Gb.14, Its Rock!, Pantai Cikoromong, Sawarna, Banten, Indonesia; Batu dan pasir putih di pantai cikoromong/sepang

Gb.15, Palistir, Sawarna, Banten, Indonesia; Tujuan akhir.

Gb.16, Hide and Seek, Kampung nelayan Bienuangen, Banten, Indonesia; Dalam perjalanan pulang singgah ke Kampung nelayan Bieneangun - Bayah

Filed under: Backpacking, Foto

Sawarna; Pesona Tersembunyi Tanjung Layar, Karang Taraje, Pantai Sepang dan Palistir (I)

Gb. Senja Pantai Sawarna, Banten, Indonesia

Januari 2010

Foto terkait perjalanan ini dapat di lihat pada posting sebelah

Kabupaten Lebak, dengan Rangkasbitung sebagai ibukotanya secara geografis terletak berbatasan dengan Kabupaten Pandeglang, Sukabumi dan Tangerang.

Di Kabupaten Lebak inilah, tepatnya di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, terdapat obyek wisata yang dikenal dengan nama Pantai Sawarna. Read the rest of this entry »

Filed under: Backpacking

Lembaran Pung QR-Code

Linkedin

View Purwadi Teguh Al Rosyid's profile on LinkedIn

Serakan tersimpan

Custom Search